Semalam ( 20 Mac 2008 ) merupakan HARI KEPUTERAAN BAGINDA RASULULLAH SAW. Rasulullah SAW merupakan nabi terakhir yang merupakan penghulu segala nabi. Segala tuturkata dan perlakuan baginda merupakan sunnah yang patut kita aplikasikan ke dalam kehidupan seharian kita.
Di sini, ana ingin berkongsi Pengisian Khutbah Terakhir Baginda sebagai pedoman dan iktibar buat kita semua ummat baginda di Akhir Zaman ini. Hayati dan jadikanlah ia sebagai sebahagian dari kehidupan kita....
KHUTBAH TERAKHIR RASULULLAH SAW
(Khutbah ini disampaikan pada 9 Dzulhijjah 10 H di lembah Uranah, Arafah)
Ya, saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku tidak tahu apakah tahun depan aku masih berada di antara kalian. Dengan itu dengarkan baik-baik apa yang kukatakan dan sampaikan ini kepada mereka yang tidak dapat hadir pada waktu ini.
Ya, saudara-saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari ini dan kota ini adalah suci, oleh itu pandanglah kehidupan dan milik setiap orang Muslim sebagai kepercayaan yang suci. Kembalikan barang-barang yang diamanah kepadamu kepada pemilik yang sebenarnya.
Jangan kau lukai orang lain sebagaimana orang lain tidak melukaimu. Ingatlah bahwa kamu akan bertemu dengan Allah SWT dan Dia akan memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya.
Allah SWT telah melarangmu memungut riba, oleh itu mula dari sekarang ini dan untuk seterusnya kewajiban membayar riba dihapuskan.
Waspadalah terhadap syaitan, demi keselamatan Agamamu. Dia telah kehilangan semua harapannya untuk membawa kalian pada kesesatan yang nyata, tapi waspadalah agar tidak terjebak pada tipuan halusnya.
Ya, saudara-saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu terhadap isteri-isterimu, tapi mereka juga mempunyai hak atas dirimu. Apabila mereka mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya untuk mendapat makanan dan pakaian secara layak. Perlakukanlah isteri-isterimu dengan baik dan bersikaplah manis terhadap mereka, karena mereka adalah pendampingmu dan penolongmu yang setia. Dan adalah hakmu untuk melarang mereka berteman dengan orang-orang yang tidak kamu sukai, dan juga terlarang melakukan perzinaan.
Ya, saudara-saudaraku, dengarkanlah baik-baik, sembahlah Allah, Shalat lima kali dalam sehari, laksanakan Puasa selama bulan Ramadhan, dan tunaikanlah Zakat, serta laksanakan ibadah Haji bila mampu.
Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah sederajat. Tidak ada perbedaan satu terhadap yang lain kecuali Ketaqwaan dan Amal Shalih. Ingatlah, suatu hari kamu akan menghadap Allah dan harus mempertanggung jawabkan semua amalanmu. Karena itu berhati-hatilah jangan menyimpang dari jalan kebenaran setelah kepergianku nanti.
Ya, saudara-saudaraku, tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku dan tidak akan ada agama lain yang lahir. Oleh itu dengarlah baik-baik ya Saudaraku, dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu, bahwa aku meninggalkan dua pusaka, Al-Qur'an dan contoh-contohku sebagai As-Sunnah dan bila kalian mengikutinya tidak mungkin akan tersesat.
Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib menyampaikannya kepada yang lain dan seterusnya dan mungkin yang terakhir memahami kata-kataku ini akan lebih baik dari yang langsung mendengarkan.
Demi Allah aku bersaksi, bahwa aku telah menyampaikan ajaran-Mu kepada umatku ya Allah.
Marilah kita sampaikan isi kandungan khutbah ini kepada saudara kita yang lain dan semoga Allah SWT memberikan Rahmat-NYA buat kiata semua, Amin Ya Rabbal A'lamin...
Wassalam
p/s: SUNNAH RASUL, JADI IKUTAN, SEMOGA SEJAHTERA, BAHAGIA BERKEKALAN....Amin
Hari ini merupakan tarikh yang sungguh istimewa buat penduduk dunia! Tarikh 29 Feb hanya muncul sekali dalam 4 tahun. Tetapi tahun ini berbeza kerana 29 FEBRUARI kali ini jatuh pada hari JUMAAT.
Untuk pengetahuan semua, pada tahun 1980 ( tahun saya dilahirkan! ) 29 Februari juga jatuh pada hari Jumaat. Dan kajian menunjukkan, 29 FEBRUARI hanya akan terjadi pada hari JUMAAT lagi pada 28 tahun sekali. Ini bermakna untuk kita lalui kembali 29 FEBRUARI semula ialah pada tahun 2036!
Ikuti sedikit penerangan mengenai Tahun Lompat ( LEAP YEAR).
What is a leap year?
A leap year is a year in which one extra day has been inserted, or intercalated, at the end of February. A leap year consists of 366 days, whereas other years, called common years, have 365 days.
Which years are leap years?
In the Gregorian calendar, the calendar used by most modern countries, the following three criteria determine which years will be leap years:
Every year that is divisible by four is a leap year;
of those years, if it can be divided by 100, it is NOT a leap year, unless
the year is divisible by 400. Then it is a leap year.
According to the above criteria, that means that years 1800, 1900, 2100, 2200, 2300 and 2500 are NOT leap years, while year 2000 and 2400 are leap years.
It is interesting to note that 2000 was somewhat special as it was the first instance when the third criterion was used in most parts of the world.
In the Julian calendar-introduced by Julius Caesar in 46 BC and patterned after the Roman calendar-there was only one rule: any year divisible by four would be a leap year. This calendar was used before the Gregorian calendar was adopted.
Why are leap years needed?
Leap years are needed to keep our calendar in alignment with the earth's revolutions around the sun.
Details
Note: The illustration is not to scale.
The vernal equinox is the time when the sun is directly above the Earth's equator, moving from the southern to the northern hemisphere.
The mean time between two successive vernal equinoxes is called a tropical year-also known as a solar year-and is about 365.2422 days long.
Using a calendar with 365 days every year would result in a loss of 0.2422 days, or almost six hours per year. After 100 years, this calendar would be more than 24 days ahead of the season (tropical year), which is not desirable or accurate. It is desirable to align the calendar with the seasons and to make any difference as insignificant as possible.
By adding a leap year approximately every fourth year, the difference between the calendar and the seasons can be reduced significantly, and the calendar will align with the seasons much more accurately.
(The term "day" is used to mean "solar day"-which is the mean time between two transits of the sun across the meridian of the observer.)
P/s: Kepada yang lahir pada tarikh ini, Selamat Hari Jadi! Semoga murah rezeki serta dipanjangkan umur dalam ibadah dan didoakan agar anda dapat menyambut semula Hari Jadi anda pada masa 4 tahun akan datang! Wassalam